Tampilkan postingan dengan label batu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label batu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Agustus 2014

Batu Pirus Turquoise Batu Kelahiran Desember

Batu Pirus (Turquoise)
Batu pirus merupakan salah satu batu yang paling lama diketahui oleh manusia. Batu pirus mempunyai nilai keras 5-6 berdasarkan daftar keras Mohs, mereka menempati di urutan ke delapan. Karena batu pirus hanya sedikit lebih kuat dari kaca jendela maka batu ini harus dijaga dengan hati-hati. Batu pirus ini telah dikenal oleh bangsa Mesir dan ditambang di daerah Sinai lebih dari 6000 tahun silam dan banyak ditemukan dalam makam-makam kuno yang berusia lebih dari 4000 tahun sebelum Masehi. Batu pirus yang paling berkualitas terdapat di Iran.

Nama batu pirus “turquoise” dalam bahasa Prancis artinya “batu Turki” yang awal-awal dikira memang berasal dari Turki karena namanya, namun sebenarnya batu ini tidak ada di Turki. Turquoise merupakan batu nasional negara Iran (Persia) dan digunakan untuk menghiasi mahkota kerajaan dan atribut bagi para petinggi negara. Kualitas Turquoise terbaik ditemukan di Nishapur, bagian Timur Laut Iran dan penambangannya telah berlangsung sekitar 3000 tahun silam. Namun kini turquoise juga banyak ditemukan di bagian barat daya Amerika Serikat di negara Arizona dan New Mexico, dimana suku-suku Indian membuatnya menjadi perhiasan-perhiasan yang indah. Suku Aztec mengunakan turquoise sebagai potongan kecil mozaic untuk menghias topeng yang digunakan pada upacara keagamaan dan hiasan lainya.

Batu ini tidak transparan atau tembus cahaya dan warnanya ada yang hijau muda sampai hijau tua dan ada pula yang biru muda sampai biru tua. Pada umumnya batu pirus berwarna hijau tetapi yang berwarna biru lebih tinggi nilainya. Warna hijau di batu pirus disebabkan adanya campuran besi dan warna biru pada batu pirus disebabkan adanya campuran tembaga. Garis garis yang menyerupai keretakan di batu pirus itu sebenarnya merupakan urat emas, pirus daun dan sebagainya. Urat-urat di batu pirus yang berwarna merah sangat mahal harganya karena dipercayai sebagai jenis batu pirus yang sakral dan jika batu pirus tidak ber-urat maka akan dianggap sebagai batu pirus yang sudah “mati”.

Menurut para pakar dan penggemar batu pirus, batu ini sangat sensitive terhadap bau-bauan. Batu pirus dapat menyerap bau, minyak atau kotoran dalam jangka waktu yang lama, sifat batu turquoise atau pirus agak lunak dan berpori-pori, sehinga pemakaian dan perawatannya harus lebih diperhatikan karena dapat menyerap minyak atau bahan kosmetik seperti parfum jadi hindarkan atau jangan meletakkan batu pirus ini bersamaan dengan barang-barang yang mempunyai zat-zat yang bisa mempengaruhi batu pirus tersebut. Batu pirus juga perlu “bernafas” dan ruangan yang lembab atau kurang udara dapat menyebabkan warna batu pirus berubah dan akhirnya jatuh nilai harganya. Batu pirus sering dipakai pada para raja dan penguasa di zaman dulu.

Kegunaan atau manfaat
Batu pirus dipercayai memiliki pengaruh-pengaruh antara lain membawa kedamaian dan kebahagiaan dan menolak bencana atau bahaya.

Dalam sisi astrology, zodiac dan hadiah pernikahan
Sama halnya dengan bunga poinsettia, batu pirus juga dijadikan batu khusus atau batu yang cocok untuk batu kelahiran bulan Desember (selain batu zircon dan batu lapis lazuli) dan pemberian di hari peringatan perkawinan yang ke 5 dan yang ke 11. Dalam dunia astrology atau perbintangan batu pirus dihubungkan dengan zodiac Capricorn dan Sagittarius.



Jenis batu-batuan lainnya antara lain:
Batu Garnet (Batu Biduri Delima) Batu Amethyst (Batu Kecubung Kasihan) Batu Aquamarine (Batu Biru Laut) Batu Intan (Berlian) Batu Zamrud Batu Mutiara Batu Mirah (Ruby) Batu Peridot Batu Safir Batu Opal (Batu Kalimaya) Batu Topaz (Batu Ratna Cempaka) Batu Pirus (Turquoise) Batu Giok Batu Darah Batu Biduri Bulan (Moonstone) Batu Chrysoberyl Batu Yakut (Zircon) Batu Tourmaline Batu Amber (Barnsteen) Batu Spinel Batu Jenis lain-lainnya.
Read More..

Minggu, 22 Desember 2013

Batu ‘suci’ pengikut Syiah dirampas


Ahmad Nizam (dua, kiri) menunjukkan sehelai kain yang tertulis nama 12 imam yang menjadi pegangan pengikut Syiah selain tujuh batu Karbala yang dirampas, kelmarin.

IPOH – Sejenis batu dikenali sebagai batu Karbala yang dianggap suci oleh pengikut ajaran Syiah antara barangan yang berjaya dirampas dalam satu serbuan Jabatan Agama Islam Perak (Jaipk) di Bagan Serai, kelmarin.

Batu sebesar duit siling 50 sen yang dibawa khas dari Iran itu dikatakan digunakan pengikut Syiah terbabit ketika solat.

Ketua Pegawai Penguatkuasa Agama Jaipk, Ahmad Nizam Amiruddin berkata, ia merupakan rampasan pertama sejak Jaipk melancarkan beberapa siri serbuan di seluruh negeri sejak beberapa bulan lalu.

Menurutnya, batu itu dianggap suci berikutan ia diperbuat dari tanah dari Karbala, Iran dan tidak menolak kemungkinan ia diseludup masuk ke negara ini.

“Kebiasaannya kita hanya menemui risalah, poster dan beberapa buku yang berkait rapat dengan ajaran Syiah tetapi kali ini, kita berjaya menemui tujuh batu Karbala yang tertera kalimah Syiah ini,” katanya ketika sidang media di Pejabat Bahagian Penguatkuasa Undang-Undang Syariah Jaipk di sini, semalam.

Jaipk turut merampas sehelai kain sepanjang kira-kira lima meter yang tertulis nama 12 imam yang dijadikan satu dari rukun iman dalam Syiah, buku berkaitan Syiah, sekeping gambar yang didakwa sebagai Saidina Hussein serta sehelai baju T Syiah – Sinar harian
Read More..