Tampilkan postingan dengan label jangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jangan. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 April 2014

Waspada Jangan Mengakses 17 Situs Indonesia Ini


Perusahaan sekuriti PT. Vaksincom kembali merilis daftar situs-situs berbahaya di Indonesia. Setidaknya ada 17 situs yang perlu diwaspadai pada bulan Desember 2013 ini, apalagi jika Anda mengaksesnya tanpa perlindungan software antivirus.

Situs-situs ini patut dicurigai karena dapat menyebarkan malware (program berbahaya) yang didominasi oleh Trojan kepada para pengaksesnya. Malware tersebut khusus menyebarkan diri melalui website seperti Ramnit, Iframe, Java Script, Dropper.

Menurut pantauan tim Vaksincom, dari 17 situs, 7 situs merupakan situs pemerintah yaitu kementerian pendidikan, perusahaan BUMN listrik dan situs pemerintah daerah. Lalu 5 situs lainnya merupakan perusahaan swasta yang terdiri dari perusahaan properti, cargo sampai e-commerce, 3 situs berasal dari situs pendidikan dan 2 dari organisasi non profit.

Yang memprihatinkan, situs pemerintah yang menjadi korban malware di tahun 2013 kebanyakan agak lambat dalam membenahi masalah sekuriti di situsnya. Salah satunya adalah situs departemen yang membidangi pendidikan. Situs tersebut aktif menyebarkan virus Ramnit kepada pengaksesnya yang mayoritas didominasi pelajar-pelajar di Indonesia.

Sampai dengan bulan Desember 2013, masih ada beberapa situs kementerian terkait yang terdeteksi mengandung kode VBScript di bagian footer websitenya dan dikategorikan sebagai situs berbahaya oleh Google Safe Browsing.

Situs kementerian pendidikan terdeteksi ada yang terinjeksi dengan Trojan VBScript, ada pula situs properti swasta yang terinfeksi Trojan JavaScript. Adapun data lengkap 17 situs berbahaya yang dapat mengancam pengaksesnya adalah sebagai berikut.

 

source
Read More..

Senin, 18 November 2013

Hati Hati Jangan Sembarang Klik URL Pendek di Facebook

Detiknet.com, Jakarta - Tak hanya pesan berbahasa asing, kini muncul juga pesan dengan Bahasa Indonesia yang menjebak pengguna Facebook. Terutama, pengguna perlu mewaspadai URL pendek.

Peringatan itu disampaikan Alfons Tanujaya, peneliti antivirus dan keamanan komputer dari Vaksincom, kepada detikINET, Selasa (29/3/2011).

"Lagi ramai jebakan betmen nih di Facebook. Jadi tinggal klik satu link saja, langsung akun FB korban melakukan posting tanpa persetujuannya," ujar Alfons.

Menurut Alfons, pelaku bisa melakukan serangan ini dengan metode Cross Site Scripting (XSS). Ia menduga, kebanyakan yang jadi korban justru pengguna smartphone seperti BlackBerry.

Ini karena, ujarnya, pengguna perangkat itu jika mengklik link jebakan bisa langsung terbuka halamannya. Sedangkan pengguna browser desktop umumnya akan mendapati peringatan sebelum halaman dimunculkan.

Menilik bahasa yang dipakai, Alfons yakin ada keterlibatan pelaku dari Indonesia. "Ini jelas bikinan lokal," tuturnya.

Nah, untuk menghindarinya, Alfons menyarankan pengguna smartphone untuk lebih waspada saat ada link dari layanan pemendek URL.

"Pokoknya semua penyingkat url hindari untuk di-klik, karena jadi nggak ketahuan link aslinya," ujar Alfons.

Berikut adalah contoh pesan-pesan yang bisa menjebak pengguna Facebook:
  • jangan salahin w kalo lo bakal ngakak ngeliat ni orang http://tinyurl.com/***pahh
  • hiks..hiks..hiks..barusan mampir dari http://goo.gl/***vc KEREN bgt swearr.. buruan...mampir
Read More..